Bullying adalah Penindasan yg dilakukan oleh orang terhadap
lawan bicaranya.
Apasih untungnya kalian melakukan bullying itu? Kalian ngga
mikir reaksi orang yg kamu bully itu gimana?
Gue disini mau berbagi cerita, dulu gue waktu kecil sering
banget yg namanya di bully dengan teman-teman didaerah rumah
gue
setiap main malah jadi ajang bully, kadang kesel kalo inget
itu semua aaaarrggghhhhh
Semenjak itulah gue memilih diam dirumah dan menjadi anak
rumahan toh gue kalo masih kecil main terus sama mereka akan ngerusak diri gue
sendiri.
Kalian tau akibat orang yg kamu bully nantinya seperti apa?
Nih poin2 penting yg pernah gue alamin :
• anak itu jadi tidak percaya diri
• anak itu selalu mengingat ingat sampai dia sudah dewasa
• anak itu akan menumbuhkan rasa dendam
• anak itu tidak lagi ingin mengenal orang yg pernah
ngebully dia
• mental anak itu akan terganggu
apa kamu masih ingin mau melakukan bullying?
gue berbagi cerita again, untuk cerita sebelumnya itu
adalah cerita dimana gue masih kecil. sekarang gue udah berumur 20th, selama
gue berumur-umur sampai 20th ini gue masih merasa dimana bullying itu masih
terngiang-ngiang ditelinga gue, entah apa untungnya mereka melakukan bullying
tersebut.
Semenjak umur gue tidak seperti anak kecil dulu lagi gue
selalu ngomong sama diri sendiri “kalo lu ngga mulai bullying terhadap orang,
ya pasti lu ngga akan kena dibully” eh tapi ada juga orang tidak melakukan
bully terhadap orang lain, dia masih kena aja yg namanya bullying. Hidup berasa
ngga adil banget kalo menurut gue.
So gimana sih cara mengatasi bullying tersebut?
ini ada tulisan yg gue dapet dari situs web, semoga dapat
membantu menghindari tindakan bullying ya :
- · Cari dukungan sosial di lingkungan sekitar
Mereka yang membully biasanya mencoba untuk mengisolasi target dari kelompok sosial yang lebih besar. Agar tidak merasa kesepian, cobalah mencari kegiatan yang membuat Anda dekat dengan banyak orang seperti misalnya bergabung dengan tim olahraga, klub atau mengikuti kegiatan sosial yang Anda gemari untuk menambah lingkup pertemanan.
- · Buat rencana antisipasi bullying
Jika Anda sudah pernah menghadapi bullying atau
takut menghadapinya, ada baiknya Anda justru merencanakan bagaimana sikap Anda
saat hal tersebut terjadi. Cari strategi yang tepat untuk menghadapi bullying yang
mungkin terjadi pada Anda
- · Temui ahli
Para remaja yang kerap menjadi korban bullying cenderung
mengalami depresi, pikiran untuk bunuh diri dan melakukan tindakan lain yang
membahayakan diri sendiri. Tak hanya itu mereka juga memiliki masalah kesehatan
lain seperti sakit kepala, perut, pinggang dan sebagainya. Masalah seperti ini
tentu bukan untuk dihadapi sendiri. Carilah tenaga profesional yang mampu
membantu Anda untuk mengatasi efek dari bullying tersebut.
- · Hindari lingkungan negatif
Beberapa remaja mengalami bullying lebih
sering ketimbang remaja lain misalnya mereka yang mengidap obesitas, memiliki
penyakit kronis dan homoseksual. Tidak hanya tindak bullying secara
verbal atau fisik, tetapi mental karena harus melawan stigma negatif yang
dilekatkan pada mereka. Stigma ini akan membuat korban bullying tidak
percaya diri. Sebaiknya, cari lingkup pertemanan yang dapat membuat Anda merasa
labih baik.
- · Fokus pada hal positif pada diri Anda
Hindari kegiatan
negatif seperti obat-obat terlarang, minuman keras dan rokok sebagai
pelampiasan emosi akibat bullying. Ikutilah kegiatan-kegiatan
positif yang dapat membuat Anda merasa lebih baik seperti menjadi relawan,
bersepeda, berolahraga dan sebagainya.
Komentar
Posting Komentar